
White Shoes & The Couples Company
Personel Profile / English
Aprilia Apsari
Born in Surabaya, 1981. Sari, known as a singer and lyricist in WSATCC, is a visual artist who actively
works through drawing, graphic art, murals, and video animation, and often works as an illustrator for print and digital media. Her works have been exhibited in various art exhibitions since 2000, including the 2015 Jakarta Biennale. Currently, Sari is continuing her exploration of drawing, short stories, and video, as well as frequently hitting the dance floor as a music selector.
Yusmario Farabi
Born in Jakarta, 1982. Rio, the guitarist of WSATCC graduated from the Painting Department and works with painting, murals, and graphic design. Besides participating in various exhibitions and art projects, Rio works on many design projects for merchandise products of local fashion labels. He currently works as an Art Director in a national multicorporate company directing print, digital, and event promotions, and also plays a music selector in various events.
Saleh Husein
Born in Jeddah, 1982. Saleh, apart from being the guitarist in WSATCC, is the guitarist of the band; The Adams, and plays in various experimental music projects. He is also an artist who has been actively exhibiting and involved in art projects since 2002, both at home and abroad, including the Istanbul Biennale 2022. Currently, Saleh also works as an Art Director for music festivals: Synchronize Music Festival, curator of art programs at Gudskul and plays as a music selector in many places.
Ricky Surya Virgana
Born in Jakarta, 1981. Ricky, known as the bassist and cellist in WSATCC, is a musician, songwriter,
music producer and composer who is active in various music projects. He has created many
compositions for film music, including the film “Kau, Rabu dan Perkara2 Sepintas Lalu” (2022) from
director Riri Riza. Currently, Ricky is also actively working as a music teacher, playing cello for classical orchestra, and as a DJ and music selector in various music clubs.
Apri Mela Prawidyanti
Born in Magelang, 1982. Mela, besides playing keyboard and viola in WSATCC, is also known as a viola musician who plays for classical music orchestras. In her daily life, she works as a music teacher at an International School for elementary and middle school students. In addition, Mela, together with Sari (WSATCC) and Mar (Jirapah), formed MMS, a music selector unit that enlivens parties in the capital city. Currently, Mela and her partner founded Rogue Records, a music store selling vinyl record collections in the Tangerang area.
John Navid
Born in Binjai, 1981. John, drummer and percussionist at WSATCC, is a musician who actively plays in the area of classical, contemporary, and experimental music. One of his experimental music projects is “Mirak Div” with Adra Karim which was performed at Salihara Jazz Buzz in 2018. Currently, John works as a percussion teacher for elementary and secondary levels, and is also known as a photographer who highlights the humorous side of urban life in big cities. Through his work, he collaborates with many fellow artists, musicians, and famous fashion brands.
WSATCC’s Personal Manager:
Indra Ameng
Since 2001, Indra Ameng has been working as a program coordinator at ruangrupa, with whom he has participated in various art events, including co-curating TRANSaction: Sonsbeek 2016 in Arnhem, NL. He is also working as a Festival Director for RRREC Fest—an annual three-day alternative music festival and art in Jakarta and Sukabumi (West Java) that focused on showcasing music from Asia–from 2011 until now. He is also working as a band manager of Indonesian pop sextet White Shoes & The Couples Company, since 2004. In 2007, with her partner Mrs. Keke Tumbuan, he created The Secret Agents, a duo working on projects involving conceptual art that based on photography and promoting good music in the local music scene. The Secret Agents have been running a music gig since 2008 named “SUPERBAD!” a monthly showcase of indie music at the Jaya Pub Jakarta.
Profil Personil WSATCC & Manager / Bahasa Indonesia
Aprilia Apsari
Lahir di Surabaya,1981. Sari, yang dikenal sebagai penyanyi dan penulis lirik di WSATCC, adalah seniman visual yang aktif berkarya lewat media drawing, seni grafis, mural, dan video animasi, serta kerap bekerja sebagai ilustrator untuk media cetak dan digital. Karyanya telah dipamerkan di berbagai pameran seni rupa sejak tahun 2000, salah satunya pada Jakarta Biennale 2015. Saat ini, Sari sedang melanjutkan eksplorasi karyanya yang memadukan drawing, cerita pendek, dan video, serta kerap meramaikan lantai dansa sebagai selektor musik.
Yusmario Farabi
Lahir di Jakarta, 1982. Rio, gitaris dari WSATCC ini adalah lulusan jurusan Seni Lukis yang juga berkarya dengan media lukis, mural,dan desain grafis. Selain mengikuti berbagai pameran dan proyek seni rupa, Rio mengerjakan banyak proyek desain untuk produk merchandise dari label busana lokal. Saat ini Ia bekerja sebagai Art Director di salah satu perusahaan multikorporasi nasional yang mengarahkan promosi meda cetak, digital, dan penyelenggaraan acara.
Saleh Husein
Lahir di Jeddah, 1982. Saleh, selain sebagai gitaris di WSATCC, adalah gitaris dari band; The Adams, serta bermain di berbagai proyek musik eksperimental. Ia juga seniman yang aktif berpameran dan terlibat di proyek seni rupa sejak 2002, baik di dalam maupun luar negeri, salah satunya di Istanbul Biennale 2022. Saat ini, Saleh juga bekerja sebagai Art Director untuk festival musik: Synchronize Music Festival, kurator program seni di Gudskul Ekosistem dan bermain sebagai selektor musik di banyak acara.
Ricky Surya Virgana
Lahir di Jakarta, 1981. Ricky, yang dikenal sebagai bassist dan cellist di WSATCC, adalah musisi, penulis lagu, produser musik dan komponis yang aktif berkarya di berbagai proyek musik. Ia banyak menciptakan komposisi untuk tata musik film, salah satunya film “Kau, Rabu dan Perkara2 Sepintas Lalu” (2022) dari sutradara Riri Riza. Saat ini, Ricky juga aktif bekerja sebagai pengajar musik, bermain cello untuk orkestra klasik, DJ dan selector musik di berbagai klub musik.
Apri Mela Prawidyanti
Lahir di Magelang, 1982. Mela, selain bermain keyboard dan viola di WSATCC, juga dikenal sebagai musisi viola yang bermain untuk orkestra musik klasik. Sehari-harinya, Ia bekerja sebagai pengajar musik di Sekolah Internasional untuk murid tingkat dasar dan menengah. Selain itu, Mela bersama Sari dan Mar, membentuk MMS, unit selektor musik yang memeriahkan pesta-pesta di ibu kota. Saat ini, Mela sedang menjalankan usaha penjualan koleksi piringan hitam.
John Navid
Lahir di Binjai, 1981. John, drummer dan perkusi di WSATCC, adalah musisi yang aktif bermain di wilayah musik klasik, tradisi, dan eksperimental. Salah satu proyek musik eksperimentalnya adalah “Mirak Div” Bersama Adra Karim yang dipentaskan di Salihara Jazz Buzz pada 2018. Saat ini, John bekerja sebagai pengajar perkusi untuk tingkat dasar dan menengah, dan juga dikenal sebagai photographer yang banyak mengangkat sisi jenaka kehidupan kaum urban di kota besar. Lewat karyanya, selain berpameran, Ia juga berkolaborasi dengan banyak rekan seniman, musisi, dan merek fashion terkenal.
Profil Personal Manager
Indra Ameng
Lahir di Jakarta, 1974. Indra Ameng adalah seniman, kurator, dan manajer band.
Sejak 2001, Ia bergabung dengan organisasi seni rupa kontemporer ruangrupa yang didirikan oleh sekelompok seniman di Jakarta. Ia bekerja sebagai koordinator program di ruangrupa, dan bersama ruangrupa telah berpartisipasi dalam berbagai proyek seni dan pameran, termasuk menjadi kurator TRANSaction: Sonsbeek 2016 di Arnhem, Belanda, dan direktur artistik documenta fifteen 2022 di Kassel, Jerman. Ia juga bekerja sebagai direktur festival untuk RRREC Fest- sebuah festival musik dan seni alternatif tahunan selama tiga hari yang diadakan di Jakarta dan Sukabumi (Jawa Barat) yang fokus menampilkan musik-musik dari Asia.
Sejak 2004, ia bekerja sebagai manajer band dari grup musik pop Indonesia, White Shoes & The Couples Company.. Pada 2007, bersama rekannya, Keke Tumbuan, ia membentuk The Secret Agents, sebuah duo yang mengerjakan proyek-proyek yang melibatkan seni konseptual yang berbasis fotografi dan mempromosikan musik-musik bagus di kancah musik lokal. The Secret Agents menyelenggarakan pertunjukan musik sejak tahun 2008 yang diberi nama “SUPERBAD!”, sebuah pertunjukan musik indie bulanan di Jaya Pub, Jakarta Pusat.